March 13, 2017

Mau jualan atau cuci otak?

Mau jualan atau cuci otak?
Belakangan ini saya lihat makin banyak orang yang sebenarnya berjualan tapi sebelum berjualan bercerita dulu bagaimana kehidupan sehari-harinya dengan produk yang dijualnya. Baiklah jika memang ingin mengenalkan khasiat atau kegunaan dari produk yang dijual saya rasa itu wajar saja. Tapi bagaimana jika porsinya terlalu berat sebelah di mana terlalu dramatis menceritakan kehidupan pribadi sambil secara halus mengajak orang lainnya untuk berjualan produk yang ditawarkan. Saya sendiri jadi berpikir, ini mau jualan atau cuci otak?

Ada 3 poin utama dari cara berjualan masa kini:
  • Mengenalkan manfaat dari produk yang dijual - 5%
  • Bercerita tentang kehidupan pribadi - 45%
  • Mengajak orang lain untuk menjual barang yang ditawarkan - 50%
Bagi saya ini memang jualan, tapi lebih mengutamakan agar orang lain ikut menjual produk yang ditawarkan. Jika memang ingin murni berjualan bukankah seharusnya lebih  mencari fakta atau kebenaran manfaat produk yang dijual, bukannya berusaha mengajak orang sebanyak-banyaknya untuk berjualan juga. Daripada mengatakan ingin mengajak orang lain sukses, saya rasa lebih baik mengatakan "saya mengajak anda join karena ingin mendapatkan komisi lebih banyak", betul?

Kapal pesiar saya akan melanjutkan perjanannya ke tempat mimi peri rapunsel, saya rasa cukup sampai di sini. Sekian dan terimakasih.

Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment

Ada pertanyaan serius? Ingin segera dijawab? Silakan ajukan pertanyaan melalui halaman Contact Person atau chat langsung via Telegram app, thank!