June 25, 2014

ZTE MF90, mini wifi penyelamat dikala lowbat

ZTE MF90, mini wifi penyelamat dikala lowbat
ZTE MF90 ini tidak ada bedanya dengan modem BOLT yang ada di iklan, ya saya sendiri sudah membeli modem ini sekitar 2 bulan yang lalu, hanya saja kondisi modemnya sudah UNLOCKED alias bisa digunakan untuk kartu GSM mana pun. Pada postingan kali ini akan saya berikan sedikit review tentang mini wifi yang menurut saya sangat berguna dan bisa diandalkan di situasi sulit.

Oya mungkin masih ada yang bingung dengan mini wifi. Apa sebenarnya mini wifi? Tidak ada bedanya dengan router/alat pemancar sinyal wifi yang biasa ada di mall atau cafe, router tersebut harus diletakan dan perlu listrik. Beda dengan mifi, mifi ini bisa dibawa kemana-mana karena menggunakan tenaga baterai. Perbedaan yang paling mencolok bagi saya itu saja.

Balik ke topik utama, selama 2 bulan pemakaian saya cukup puas dengan performa dan fitur dari mifi ini. Didukung dengan baterai 2300mah dalam keadaan terus dinyalakan mampu bertahan sampai 7 jam, jadi pada saat hp mulai lowbat dengan menggunakan mifi ini setidaknya hp saya masih bisa bertahan selama 2 jam karena sumber datanya dari mifi ini.

Cara pengoperasiannya pun lumayan mudah, cukup dengan menekan tombol power selama beberapa detik sampai indikator baterai menyala, lalu lepaskan. Tunggu beberapa saat hingga indikator wifi menyala (tengah berwarna biru). Begitu juga untuk mematikan cukup tekan tombol power selama beberapa detik hingga semua indikator mati.

Dari sisi admin, tidak banyak yang saya rubah, hanya mengubah nama SSID saja, password masih menggunakan default. Selain itu ada juga fitur penghemat daya, belum sempat saya gunakan sebab efek dari menggunakan fitur ini adalah jangkauan wifi akan diperkecil. Mungkin lebih cocok digunakan dalam satu ruangan ya, beda dengan saya yang penggunaannya harus bisa mencakup sebagian besar rumah. Bila tidak ada halangan, mifi ini mampu memancarkan sinyal sampai 10 meter. Oya untuk masuk ke bagian admin cukup dengan mengetik 192.168.1.1 di browser, lalu masukkan password. Sebelumnya pastikan antar laptop/pc dan mifi sudah terkoneksi.

Dari sisi kekurangan, hanya sedikit bagi saya dan tidak terlalu membebani. Tombol power yang terlalu soft seringkali membuat mifi ini tiba-tiba mati apabila ditaruh di dalam tas, solusinya taruhlah di tempat yang lebih renggang atau bagian tombol power menghadap ke atas agar tidak mudah tertekan.

Indikator baterai menyala berwarna merah
Pada suatu saat pernah saya temukan kasus indikator baterai pada mifi ini berwarna merah dan tidak berkedip. Beda dengan keadaan pada saat diisi ulang/charge, indikator baterai akan berwarna merah dan berkedip. Nah untuk kasus yang ini sudah saya baca di buku manual dan tidak ada solusinya. Kesimpulan saya kemungkinan pada saat charge kondisi mifi terlalu panas. Sebaiknya jangan gunakan charger lain selain bawaan pabrik karena output dari charger bawaan hanya 0,75A, beda dengan charger hp sekarang bisa sampai 2A, tentu saja hal ini dapat membahayakan komponen di dalamnya. Apabila sobat mendapat kasus seperti ini juga segera cabut mifi dari charger, lepas baterai, lalu pasang kembali baterai dan gunakan charger bawaan, sedapat mungkin charger pada kondisi bebas panas. Saya sendiri biasa mengisi ulang gadget di lantai, bukan dalam kulkas.

Ya itu saja sedikit review dari saya, sebenarnya masih banyak lagi fitur dari mifi ini, antara lain: filter MAC, WPS, cloud menggunakan sd card dan lainnya. Sementara ini saya hanya menggunakan fitur yang sudah dijelaskan diatas dan sepertinya akan tetap seperti itu haha. Apabila ada pertanyaan silakan isi kolom komentar. Atau pertanyaan penting silakan isi via contact person agar bisa saya balas secepatnya.

2 comments:

  1. wah keren juga ya ternyata ada wifi mini, jadi pengen cobain deh wifi nya ;)

    ReplyDelete
  2. wih keren gan
    saya aja baru tau ada wifi gini
    bisa dibawa bawa

    ReplyDelete

Ada pertanyaan serius? Ingin segera dijawab? Silakan ajukan pertanyaan melalui halaman Contact Person atau chat langsung via Telegram app, thank!