Sudah lama saya tidak melakukan ritual Memang jauh terasa lebih mudah tinggal di Denpasar daripada tinggal di tempat kelahiran saya (dilihat dari fasilitas online). Dulu, saya yang hanya punya internet dengan kecepatan CDMA kini terasa berbeda. Bayangkan saja, hotspot berkecepatan 100Mbps saya dapatkan hanya dengan Rp 5000, itu pun sepuasnya. Ya, sepuasnya. Jadi tinggal tunggu jari pegel aja, hehehe... Kalau mau yang gratis lagi tinggal ke kedai-kedai kopi, cukup beli kopi satu orang tapi yang bawa laptop enam orang. Atau yang lebih parah lagi gak beli apa-apa, game sebesar 78omb pun rampung hanya dalam 15 menit saja, hehehe...
Yah kok malah ngelantur sih, jadi intinya sekarang saya bisa leluasa blogwalking seperti dulu lagi. Untuk postingan kayaknya lagi gak ada ide, sabar ya teman-teman.
Semangat!






